Strategi & Sasaran

 

 

icon front default3

 

Sasaran dan Strategi Pencapaian

  1. Memiliki kemampuan berpikir logis yang kritis dan kreatif berdasarkan kaidah ilmiah ilmu kimia. Lulusan mampu mendalami dan mengikuti perkembangan ilmu kimia melalui informasi ilmiah yang terkait dengan ilmu kimia untuk kemudian mengambil makna dari hasil telaahan dalam memecahkan suatu permasalahan kimia yang dihadapi baik sebagai peneliti, pelaku R&D sebagai dasar dalam pengembangan suatu terobosan baru industri kimia, pengajar atau konsultan pada suatu kegiatan usaha yang terkait dengan kimia. Dalam hubungan ini, pada proses belajar mengajar diberikan apresiasi terhadap publikasi ilmiah yang ada pada jurnal ilmiah Kimia serta mengkaitkannya dengan upaya transformasi kimia sumber bahan alam menjadi produk kimia yang berkesinambungan.
  2. Memiliki kepemimpinan serta menghargai pendapat orang lain. Dalam hal ini  hasil telahan informasi ilmiah dirangkum untuk didiskusikan dengan rekan sejawat termasuk mitra kerja mengenai kebenaran makna yang ditemukan sebelum dicarikan solusinya melalui peneltian yang didukung adanya analisis kimia sebagai jaminan kualitas hasil yang dicapai. Dalam hubungan ini proses penyusunan proposal melalui  seminar hasil penelitian penting peranannya.
  3. Mampu mengelola kerjasama tim kerja. Sebagai seorang sarjana harus menyadari bahwa suatu kerja besar di masyarakat nyata tidak akan mungkin dikerjakan sendiri, sehingga memerlukan kemampuan untuk mengelola serta memotivasi setiap personil dalam suatu Tim Kerja. Dalam hubungan ini, pada proses pembimbingan penelitian skripsi, tugas utama dosen pembimbing adalah mengarahkan penelitian skripsi, sedangkan mahasiswa harus berkerja mandiri untuk mencari informasi ilmiah pendukung, merancang serta mengerjakan penelitian . Dosen pembimbing mengikuti perkembangan kerja mahasiswa sarjana bukan hanya menggunakan log-book dari catatan harian hasil penelitian, tetapi juga melalui diskusi bersama termasuk mahasiswa lain dalam proses pelaksanaan penelitian skripsi. Pembimbing mengarahkan bagaimana mahasiswa sarjana dapat memiliki akses ke laboratorium lain, melalui kerjasama antara institusi dalam skala nasional maupun internasional, termasuk cara mendapatkan bahan yang diperlukan. Mahasiswa yang gagal harus dimotivasi serta diberi semangat kembali agar tetap tegar dan ulet menyelesaikan penelitiannya. Oleh karena itu menjadi suatu keharusan akan adanya kualifikasi dosen pembimbing memiliki kompetensi sesuai dengan penelitian skripsi yang terkait dengan transformasi kimia sumber bahan alam menjadi produk kimia.
  4. Mampu mengkomunikasikan hasil temuan baik secara tertulis dan lisan. Kemampuan menulis dan mengutarakan pemikiran secara sistimatis serta merangkumnya secara reduktif apa saja yang diperlukan untuk diketahui sebagai sumber informasi baru, juga diperlukan bagi seorang sarjana. Dengan demikian, semua informasi baru mengenai konsep pengembangan yang berdasarkan kemutahiran dan adanya referensi pendukung serta anilisis hasil produk temuan tersebut akan terungkap dan tercerna dan merupakan solusi masalah yang diperlukan sesuai dengan kaidah ilmu kimia. Dalam hubungan ini tentunya kemutahiran informasi baru adalah temuan yang terkait dengan transformasi kimia sumber bahan alam menjadi produk kimia yang dapat digunakan untuk melakukan terobosan baru dalam industri kimia, khususnya di Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.